watak manusia berdasarkan bulan kelahiran..:))

•6, Juli, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Bulan Januari Wataknya:
-Tenang dan berwibawa
- Suka berterus terang dan tidak suka basa-basi
- Pandai menyimpan rahasia dan bisa dipercaya
- Disukai banyak orang karena selalu kelihatan ceria
- Mandiri dan tidak suka meminta bantuan pada orang lain
- Pandai mengatur keuangan
- Agak pendiam dan lebih senang memperhatikan dirinya sendiri
- Teliti dan tidak sembarangan melakukan pekerjaan.

Bulan Februari
Wataknya:
- Mempunyai hati yang tulus
- Perasaannya peka dan mudah tersinggung
- Senang dipuji dan selalu menuruti apa yang diinginkannya
- Suka humor dan hormat pada siapa saja
- Keras hati dan mempunyai pendirian tetap
- Agak pemalas dan suka mengingkari janji

Bulan Maret
Wataknya:
- Baik hati dan suka menolong sesama.
- Suka kehidupan yang serba wah.
- Seleranya tinggi.
- Tidak tegaan dan selalu memberi pada orang yang kesusahan.
- Agak pemalu, namun jujur dan tidak pernah bohong.
- Mudah terpengaruh dan tidak kuat menghadapi godaan.
- Suka melalaikan kesehatan dirinya sendiri.

Bulan April
Wataknya:
- Tidak mau mengalah dan selalu ingin menang sendiri
- Pembosan
- Senang dipuji
- Agak boros walau pandai mencari uang
- Mempunyai otak yang cerdas namun tidak suka diperintah
- Tak pernah memilih dalam berteman

Bulan Mei
Wataknya:
- Pandai menguasai perasaan
- Pandai mengambil hati orang lain
- Punya selera tinggi dan senang kehidupan yang serbah wah.
- Senang menunda pekerjaan.
- Agak boros walau rejekinya bagus.
- Tidak suka basa-basi dan tidak senang dipuji.

Bulan Juni
Wataknya:
- Romantis dan suka menolong
- Tidak mempunyai pendirian tetap
- Suka berpikir yang muluk-muluk
- Mudah tersinggung bila perasaanya tersentuh
- Agak pemalas dan baru mau bekerja bila di iming-iming hasil besar
- Selalu ceria walau hatinya sedang kesal.

Bulan Juli
Wataknya:
- Senang berkhayal
- Kalau sudah marah, kata-katanya tajam
- Tidak mempunyai pendirian tetap
- Senang dipuji
- Suka menolong pada sesama
- Pandai bicara dan berotak cerdas
- Agak pemalas

Bulan Agustus
Wataknya:
- Mempunyai perasaan yang peka/halus
- Cepat tersinggung
- Suka menghayal dan berpikiran yang muluk-muluk
- Tidak mudah terpengaruh
- Agak pemalas
- Kalau bekerja lebih menuruti kehendak hatinya sendiri.

Bulan September
Wataknya:
- Mudah tersinggung dan cepat naik darah
- Baik hati dan jujur
- Bisa menyimpan rahasia
- Suka berfoya-foya
- Pandai menyimpan uang namun tidak pelit
- Suka menolong sesama dan pandai mendidik anak

Bulan Oktober
Wataknya:
- Berjiwa besar dan mau mengalah
- Pandai bicara
- Cerdas dan baik hati
- Memiliki tekad yang kuat
- Tidak sabaran dan agak boros
- Pikirannya tidak tetap dan selalu berubah-ubah

Bulan November
Wataknya:
- Tabah dan kuat dalam menghadapi segala cobaan
- Pandai mengerjakan setiap pekerjaan
- Pandai mengambil hati orang lain
- Agak pemalas dan suka menunda pekerjaan
- Banyak berpikir
- Agak pendendam dan tidak mudah memberi maaf pada orang yang bersalah
- Keras hati

Bulan Desember
Wataknya:
- Mudah menaruh rasa percaya pada orang lain
- Kalau mengerjakan sesuatu suka tergesa-gesa
- Tidak sabaran
- Tidak mau mengalah dan selalu ingin menang sendiri
- Mudah terpengaruh
- Jujur dan baik hati
- Pemborosan dan suka memaksakan kehendak

game terbaru untuk Nokia & Siemens..))

•6, Juli, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Khusus pengguna hp nokia dan siemens sekarang ada game terbaru cara mendownlodnya gampang.
1. Berdirilah Anda di tengah lapangan basket
2. Setelah itu lemparlah hp Anda setinggi mungkin dan biarkan jatuh ke lantai
3. Setelah itu rakitlah hp Anda kembali
4. Selamat mencoba

Istri Programmer..:((

•6, Juli, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Sebelum memutuskan untuk menikah dengan IT Guys pikir dulu masak-masak dan
jangan menyesal kemudian. Makanya perhatikan baik-baik percakapan antara
seorang istri dengan suaminya, seorang Software Engineer.
Suami: (Pulang telat dari kantor) “Selamat malam sayang, sekarang saya logged in.”
Istri: “Apakah kamu bawa oleh-oleh yang aku minta?”
Suami: “Bad command or filename.”
Istri: “Tapi aku bilangnya dari tadi pagi!”
Suami: “Errorneous syntax. Abort?”
Istri: “Trus, bagaimana tentang beli televisi baru?”
Suami: “Variable not found…”
Istri: “OK deh, kalo gitu aku minta kartu kreditmu. Aku mau belanja sendiri aja.”
Suami: “Sharing Violation. Access denied…”
Istri: “Apakah kamu lebih mencintai komputer daripada aku? Atau kamu hanya main-main saja?”
Suami: “Too many parameters…”
Istri: “Itu kesalahan terbesar kalo saya menikahi orang ‘idiot’ sepertimu.”
Suami: “Data type mismatch.”
Istri: “Kamu tidak berguna.”
Suami: “It’s by Default.”
Istri: “Bagaimana dengan gajimu?”
Suami: “File in use … Try later.”
Istri: “Kalo gitu apa posisiku di keluarga ini?”
Suami: “Unknown Virus.”………….>>..:D…kasian banget yang jadi istrinya progammer…:D

Cerita Kejadian Berhubungan Secara Berantai

•6, Juli, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Boss bicara dengan sekretarisnya: “Seminggu kita pergi untuk perjalanan dinas, tolong siap-siap.”

Sekretaris telepon suaminya: “Mas, saya mau berangkat untuk perjalanan dinas, hati-hati di rumah ya.”

Suami telepon kekasih gelapnya: “Istriku mau berangkat seminggu, kau ada waktu?”

Kekasih gelap bilang terhadap anak kursusnya: “Nak, ibu punya banyak kerjaan selama seminggu, kursus ditiadakan selama seminggu.”

Anak kursus bilang terhadap kakeknya: “Kek, seminggu tidak ada kursus, gurunya sibuk. Ayo kita jalan-jalan. “

Kakek (=Boss) telepon sekretarisnya: “Minggu ini saya mau jalan-jalan sama cucu saya, meeting dibatalkan.”

Sekretaris telepon suaminya: “Bossnya ada kerjaan rumah yang mendadak, tripnya dibatalkan Mas.”

Suami bilang kekasih gelapnya: “Kau tak bisa datang, istriku tak jadi pergi.”

Kekasih gelap telepon anak kursusnya : “Nak, kursus minggu ini berjalan seperti biasa.”

Anak kursus bilang sama kakeknya: “Kek, guruku bilang kursus berjalan normal. Kakek jalan sendiri aja.”

Kakek bilang sama sekretarisnya: “Minggu ini kita atur perjalanan dinas lagi. Kamu siap-siap, yah!”

Cape deh…

Mengapa Do’a Tak diijabah..??

•6, Juli, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Pada suatu hari Sayidina Ali Karamallaahu Wajhah, berkhutbah di hadapan kaum Muslimin. Ketika beliau hendak mengakhiri khutbahnya, tiba-tiba berdirilah seseorang ditengah-tengah jamaah sambil berkata, “Ya Amirul Mu’minin, mengapa do’a kami tidak diijabah? Padahal Allah berfirman dalam Al Qur’an, “Ud’uuni astajiblakum” (berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Ku perkenankan bagimu).Sayidina Ali menjawab, “Sesungguhnya hatimu telah berkhianat kepada Allah dengan delapan hal, yaitu :

1. Engkau beriman kepada Allah, mengetahui Allah, tetapi tidak melaksanakan kewajibanmu kepada-Nya. Maka, tidak ada mamfaatnya keimananmu itu.
2. Engkau mengatakan beriman kepada Rasul-Nya, tetapi engkau menentang sunnahnya dan mematikan syari’atnya. Maka, apalagi buah dari keimananmu itu?
3. Engkau membaca Al Qur’an yang diturunkan melalui Rasul-Nya, tetapi tidak kau amalkan.
4. Engkau berkata, “Sami’na wa aththa’na (Kami mendengar dan kami patuh), tetapi kau tentang ayat-ayatnya.
5. Engkau menginginkan syurga, tetapi setiap waktu melakukan hal-hal yang dapat menjauhkanmu dari syurga. Maka, mana bukti keinginanmu itu?
6. Setiap saat sengkau merasakan kenikmatan yang diberikan oleh Allah, tetapi tetap engkau tidak bersyukur kepada-Nya.
7. Allah memerintahkanmu agar memusuhi syetan seraya berkata, “Sesungguhnya syetan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh bagi(mu) karena sesungguhnya syetan-syetan itu hanya mengajak golongan supaya mereka menjadi penghuni neraka yang nyala-nyala” (QS. Al Faathir [35] : 6). Tetapi kau musuhi syetan dan bersahabat dengannya.
8. Engkau jadikan cacat atau kejelekkan orang lain di depan mata, tetapi kau sendiri orang yang sebenarnya lebih berhak dicela daripada dia.

Nah, bagaimana mungkin do’amu diterima, padahal engkau telah menutup seluruh pintu dan jalan do’a tersebut. Bertaqwalah kepada Allah, shalihkan amalmu, bersihkan batinmu, dan lakukan amar ma’ruf nahi munkar. Nanti Allah akan mengijabah do’amu itu.

ikhlas dan syukur..:))

•6, Juli, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Selama beberapa saat ini, entah mengapa aku merasa sangat bebal…

Bagaimana tidak…

Pencipta mengajariku sifat ikhlas dan syukur melalui alam…

Tapi tak bisa juga aku sepenuhnya menerimanya…

Kemudian timbul pertanyaan kenapa bisa begitu ???

Kalo itu sendiri aku bingung juga kalo disuruh menjawabnya…

Kita tahu mana benar mana salah…

Kita tahu Ikhlas dan syukur adalah sikap yang terpuji…

Tapi kenapa tetap saja kita (saya) tidak bisa sepenuhnya melakukannya…

Sedih rasanya jika mengingat itu…

Beberapa kali aku dibenturkan dengan ujian oleh alam…

Namun tetap saja aku belum sanggup menerima pelajaran ini dengan sepenuh hati…

“Ya Allah jangan engkau bosan untuk selalu membimbing hambamu yang bebal ini…”

Kemudian aku teringat pada salah satu nasehat pada buku setengah isi setengah kosong…

Tentang beda percaya dan mempercayakan…

Aku percaya pada Allah swt, namun rupanya aku belum sanggup mempercayakan diriku sepenuhnya pada Allah…

Jika seseorang telah sampai pada tahap mempercayakan pada Allah, tidak akan pernah ada rasa kuatir dalam hati karena dunia…

Tapi aku…

Masih terlalu banyak yang aku kuwatirkan…

Terlalu banyak yang aku kawatirkan sehingga aku jadi malas jika disuruh menulisnya…

Tetapi aku yakin jika aku terus berusaha…aku pasti bisa melakukannya…

Menggapai rasa ikhlas dan syukur…

“Dentuman hati…deburan jiwa..murnikan kami ya Allah dalam cahayamu…”

aamiin

Berfikir Sederhana..))

•6, Juli, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Terpetik sebuah kisah, seorang pemburu berangkat ke hutan dengan membawa busur dan tombak. Dalam hatinya dia berkhayal mau membawa hasil buruan yang paling besar, yaitu seekor rusa. Cara berburunya pun tidak pakai anjing pelacak atau jaring penyerat, tetapi menunggu di balik sebatang pohon yang memang sering dilalui oleh binatang-binatang buruan.

Tidak lama ia menunggu, seekor kelelawar besar kesiangan terbang hinggap di atas pohon kecil tepat di depan si pemburu. Dengan ayunan parang atau pukulan gagang tombaknya, kelelawar itu pasti bisa diperolehnya. Tetapi si pemburu berpikir, “untuk apa merepotkan diri dengan seekor kelelawar? Apakah artinya dia dibanding dengan seekor rusa besar yang saya incar?”

Tidak lama berselang, seekor kancil lewat. Kancil itu sempat berhenti di depannya bahkan menjilat-jilat ujung tombaknya tetapi ia berpikir, “Ah, hanya seekor kancil, nanti malah tidak ada yang makan, sia-sia.” Agak lama pemburu menunggu. Tiba-tiba terdengar langkah-langkah kaki binatang mendekat, pemburupun mulai siaga penuh,tetapi ternyata, ah… kijang. Ia pun membiarkannya berlalu. Lama sudah ia menunggu, tetapi tidak ada rusa yang lewat, sehingga ia tertidur.

Baru setelah hari sudah sore, rusa yang ditunggu lewat. Rusa itu sempat berhenti di depan pemburu, tetapi ia sedang tertidur. Ketika rusa itu hampir menginjaknya, ia kaget. Spontan ia berteriak, Rusa!!!” sehingga rusanya pun kaget dan lari terbirit-birit sebelum sang pemburu menombaknya. Alhasil ia pulang tanpa membawa apa-apa.

Banyak orang yang mempunyai idealisme terlalu besar untuk memperoleh sesuatu yang diinginkannya. Ia berpikir yang tinggi-tinggi dan bicaranya pun terkadang sulit dipahami. Tawaran dan kesempatan-kesempatan kecil dilewati begitu saja, tanpa pernah berpikir bahwa mungkin di dalamnya ia memperoleh sesuatu yang berharga. Tidak jarang orang orang seperti itu menelan pil pahit karena akhirnya tidak mendapatkan apa-apa.

Demikian juga dengan seseorang yang mengidamkan pasangan hidup, yang mengharapkan seorang gadis cantik atau perjaka tampan yang alim, baik, pintar dan sempurna lahir dan batin, harus puas dengan tidak menemukan siapa-siapa.

Kekayaan, Kesuksesan dan Cinta…>>

•6, Juli, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah,dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua. Wanita itu berkata: “Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar.Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk menganjal perut. Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, “Apakah suamimu sudah pulang? Wanita itu menjawab, “Belum, dia sedang keluar. “Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk.Kami akan menunggu sampai suami mu kembali, katapria itu. Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada istrinya, “Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini.

Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam. “Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama”, kata pria itu hampir bersamaan.”Lho, kenapa? tanya wanita itu karena merasa heran.

Salah seorang pria itu berkata, “Nama dia Kekayaan,”katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, dan “sedangkan yang ini bernama Kesuksesan, sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya.

Sedangkan aku sendiri bernama Cinta. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk ke rumahmu.

Wanita itu kembali masuk kedalam, dan memberitahu pesan pria di luar. Suaminya pun merasa heran. “Ohho…menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan. Istrinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, “sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen gandum kita. “Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah. “Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Cinta yang masuk ke dalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Cinta. Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka. “Baiklah, ajak masuk si Cinta ini ke dalam. Dan malam ini, Si Cinta menjadi teman santap malam kita.

Wanita itu kembali ke luar, dan bertanya kepada 3 pria itu. “Siapa diantara Anda yang bernama Cinta? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini. Si Cinta bangkit, dan berjalan menuju beranda rumah. Ohho..ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta.

Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan. “Aku hanya mengundang si Cinta yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu ikut juga? Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan. “Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun, karena Anda mengundang si Cinta, maka, kemana pun Cinta pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada Cinta, maka Kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami buta. Dan hanya si Cinta yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini.

arti cinta yang sesungguhnya… >>

•6, Juli, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Kata pujangga cinta letaknya di hati. Meskipun tersembunyi, namun getarannya tampak sekali. Ia mampu mempengaruhi pikiran sekaligus mengendalikan tindakan. Sungguh, Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat. Cintalah yang mampu melunakkan besi, menghancurkan batu karang, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta (Jalaluddin Rumi).Namun hati-hati juga dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta palsu. Cinta yang tidak dilandasi kepada Allah. Itulah para pecinta dunia, harta dan wanita. Dia lupa akan cinta Allah, cinta yang begitu agung, cinta yang murni.

Cinta Allah cinta yang tak bertepi. Jikalau sudah mendapatkan cinta-Nya, dan manisnya bercinta dengan Allah, tak ada lagi keluhan, tak ada lagi tubuh lesu, tak ada tatapan kuyu. Yang ada adalah tatapan optimis menghadapi segala cobaan, dan rintangan dalam hidup ini. Tubuh yang kuat dalam beribadah dan melangkah menggapai cita-cita tertinggi yakni syahid di jalan-Nya.

Tak jarang orang mengaku mencintai Allah, dan sering orang mengatakan mencitai Rasulullah, tapi bagaimana mungkin semua itu diterima Allah tanpa ada bukti yang diberikan, sebagaimana seorang arjuna yang mengembara, menyebarangi lautan yang luas, dan mendaki puncak gunung yang tinggi demi mendapatkan cinta seorang wanita. Bagaimana mungkin menggapai cinta Allah, tapi dalam pikirannya selalu dibayang-bayangi oleh wanita/pria yang dicintai. Tak mungkin dalam satu hati dipenuhi oleh dua cinta. Salah satunya pasti menolak, kecuali cinta yang dilandasi oleh cinta pada-Nya.

Di saat Allah menguji cintanya, dengan memisahkanya dari apa yang membuat dia lalai dalam mengingat Allah, sering orang tak bisa menerimanya. Di saat Allah memisahkan seorang gadis dari calon suaminya, tak jarang gadis itu langsung lemah dan terbaring sakit. Di saat seorang suami yang istrinya dipanggil menghadap Ilahi, sang suami pun tak punya gairah dalam hidup. Di saat harta yang dimiliki hangus terbakar, banyak orang yang hijrah kerumah sakit jiwa, semua ini adalah bentuk ujian dari Allah, karena Allah ingin melihat seberapa dalam cinta hamba-Nya pada-Nya. Allah menginginkan bukti, namun sering orang pun tak berdaya membuktikannya, justru sering berguguran cintanya pada Allah, disaat Allah menarik secuil nikmat yang dicurahkan-Nya.

Itu semua adalah bentuk cinta palsu, dan cinta semu dari seorang makhluk terhadap Khaliknya. Padahal semuanya sudah diatur oleh Allah, rezki, maut, jodoh, dan langkah kita, itu semuanya sudah ada suratannya dari Allah, tinggal bagi kita mengupayakan untuk menjemputnya. Amat merugi manusia yang hanya dilelahkan oleh cinta dunia, mengejar cinta makhluk, memburu harta dengan segala cara, dan enggan menolong orang yang papah. Padahal nasib di akhirat nanti adalah ditentukan oleh dirinya ketika hidup didunia, Bersungguh-sungguh mencintai Allah, ataukah terlena oleh dunia yang fana ini. Jika cinta kepada selain Allah, melebihi cinta pada Allah, merupakan salah satu penyebab do’a tak terijabah. Bagaimana mungkin Allah mengabulkan permintaan seorang hamba yang merintih menengadah kepada Allah di malam hari, namun ketika siang muncul, dia pun melakukan maksiat.

Bagaimana mungkin do’a seorang gadis ingin mendapatkan seorang laki-laki sholeh terkabulkan, sedang dirinya sendiri belum sholehah.

Bagaimana mungkin do’a seorang hamba yang mendambakan rumah tangga sakinah, sedang dirinya masih diliputi oleh keegoisan sebagai pemimpin rumah tangga..

Bagaimana mungkin seorang ibu mendambakan anak-anak yang sholeh, sementara dirinya disibukkan bekerja di luar rumah sehingga pendidikan anak terabaikan, dan kasih sayang tak dicurahkan.

Bagaimana mungkin keinginan akan bangsa yang bermartabat dapat terwujud, sedangkan diri pribadi belum bisa menjadi contoh teladan

Banyak orang mengaku cinta pada Allah dan Allah hendak menguji cintanya itu. Namun sering orang gagal membuktikan cintanya pada sang Khaliq, karena disebabkan secuil musibah yang ditimpakan padanya. Kesenangan dan kesusahan adalah bentuk kasih sayang dan cinta Allah kepada hambanya yang beriman…

Dengan kesusahan, Allah hendak memberikan tarbiyah terhadap ruhiyah kita, agar kita sadar bahwa kita sebagai makhluk adalah bersifat lemah, kita tidak bisa berbuat apa-apa kecuali atas izin-Nya. Saat ini tinggal bagi kita membuktikan, dan berjuang keras untuk memperlihatkan cinta kita pada Allah, agar kita terhindar dari cinta palsu.

Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan hambanya yang betul-betul berkorban untuk Allah Untuk membuktikan cinta kita pada Allah, ada beberapa hal yang perlu kita persiapkan yaitu:

1) Iman yang kuat

2) Ikhlas dalam beramal

3) Mempersiapkan kebaikan Internal dan eksternal. kebaikan internal yaitu berupaya keras untuk melaksanakan ibadah wajib dan sunah. Seperti qiyamulail, shaum sunnah, bacaan Al-qur’an dan haus akan ilmu. Sedangkan kebaikan eksternal adalah buah dari ibadah yang kita lakukan pada Allah, dengan keistiqamahan mengaplikasikannya dalam setiap langkah, dan tarikan nafas disepanjang hidup ini. Dengan demikian InsyaAllah kita akan menggapai cinta dan keridhaan-Nya.

proses…

•6, Juli, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Assalamu`alaikum wr wb

Manusia lahir kedunia tidak dengan sim salabim abrakabra. Melainkan melalui sebuah proses yang panjang. Atau amat panjang malah. Dimulai dari proses ta`aruf, khitbah, walimahan, malam pengantin, lalu berlanjut dengan pertemuan antara sperma dan sel telur, terjadinya pembuahan, lalu belum juga berhenti karena masih berlanjut masa pembentukan janin dan ini terus menerus sampai sembilan bulan. Lalu muncullah manusia ini kemuka bumi dalam keadaan masih bayi. Dan proses ini ada diabadikan didalam al quran silahkan dicari sendiri.

Menarik, secara tidak langsung allah mengajarkan kita untuk mencari hikmah diantara penciptaan langit dan bumi serta pergantian siang dan malam. Dan salah satunya adalah proses penciptaan manusia. Salah satu cara mengetahui hikmah dibalik proses lahirnya seorang manusia adalah kita dituntut untuk belajar sabar, tawadhu dan tidak tergesa-gesa. Dapat dibayangkan akan betapa butanya manusia ini bila ia tidak bisa belajar dari proses penciptaannya sendiri. Bagaimana tidak, sebuah pelajaran yang telah dilaluinya selama bertahun-tahun dapat dilupakan dengan hitungan menit. Jika ditanya siapakah yang ingin merugi, maka serempak dari kita akan menjawab bahwa tidak ada yang ingin merugi. Tapi, mengapa perbuatan kita termasuk kedalamnya.

Mungkin itu disatu sisi yang luas. Mari kita telaah kedalam sisi yang lebih spesifik. Ayat al quran selalu memberikan gambaran apa yang didapat oleh orang-orang yang berilmu, bertaqwa, bersabar, dan bertaubat. Orang yang bertaqwa dijanjikan oleh allah syurga firdaus, dan Allah juga menyertakan contoh atau model orang-orang yang bertaqwa. Dalam al quran juga allah menjelaskan apa yang akan didapat oleh orang-orang yang bertaubat dari sisi gelapnya. Sayangya, kita selalu terlena dengan hasil. Ya, kita terlena dengan hasil yang didapat oleh orang-orang yang dijanjikan oleh allah di yaumil akhir nanti ataupun didunia.

Sebagian besar diantara kita selalu saja kagum kepada orang-orang yang telah bertaubat atau telah bertaqwa. Sebuah kekaguman yang luar biasa akan timbul didalam diri kita. Itu baik, tapi akan menjadi buruk pada saat kita hanya menjadikan itu angan-angan belaka. Sudah sering kita mendengar tentang orang yang menunda-menunda taubatnya. Sudah terlalu sering kita mendengar tentang orang yang mengungkapkan mimpinya untuk bisa menjadi insan yang bertaqwa kepada allah. Tapi hanya cukup sampai disitu tidak pernah ada tindak lanjutnya lagi. Kalaupun ada, mungkin belum berusaha dengan maksimal sudah mundur dengan langkah seribu. Ini yang namanya mempelajari dari sebuah proses penciptaan manusia?

Seharusnya, kita bertanya bagaimana ia bisa menjadi seperti sekarang, apa yang dilakukannnya sehingga ia bisa bertaqwa. Apa saja kiat-kiat ia sehingga dapat kembali kejalan allah. Pernahkah tercetus dalam pikiran kita untuk bertanya demikian. Pernahkah kita bertanya kepada mereka sudah berapa lama mereka berusaha? Bisa jadi, kita akan kaget tatkala mengetahui bahwa mereka telah berusaha selama bertahun-tahun sedangkan kita baru saja berusaha seminggu sudah mundur jauh. Apakah kita pernah menyadarinya? Ataukah anda pernah berpikir demikian?

Anggap saja saat kita bertanya bagaimana seseorang melakukan proses taubat ataupun mencapai taqwa layaknya kita membaca sebuah novel yang paling kita sukai. Membacanya lalu memcermatinya, indah. Tapi coba kita renungkan dan timbulkan pertanyaan bagaimana si penulis novel tersebut bisa mendapatkan ide cerita dan cara menulis yang sangat menarik tersebut. Bukan hanya membaca dan menikmatinya tetapi juga berpikir bagaimana dia bisa menulis seapik ini. Kita sudah terlalu lalai, kita sudah terlalu terlena. Sehingga semuanya hanya ada diangan-angan. Mimpi tinggallah mimpi tanpa pernah mau kita berusaha untuk menjadikannya sebuah kenyataan. Belum berusaha sudah mengatakan susah, belum berjalan sudah mengatakan lelah.

Semua orang memimpikan syurga akhirat, semua orang menginginkan keadaan yang paling nyaman dan aman untuk dirinya. Tapi pernah kita menempuhnya dengan sabar dan tenang layaknya proses terciptanya kita Sebagai manusia? Seorang arsitek menjadi seorang arsitek yang sukses karena ia berani mewujudkan mimpinya. Ia berani berusaha untuk itu. Ia menempuh bertahun-tahun belajar dari TK sampai sarjana untuk menjadi seorang arsitek. Dan ia tidak pernah menyerah untuk sebuah mimpinya. Dan apa yang dihasilkannya? Sebuah rumah yang sangat megah yang dulunya hanya sebuah mimpi dikepalanya. Tapi ia berani mengguratkan pensilnya untuk menggambarkan rumah tersebut. Syurga juga demikian, untuk mencapainya ada sebuah pengorbanan dan proses panjang untuk mencapainya. Untuk itu, belajarlah memahami proses. Karena dari sebuah proseslah sebuah hasil akan ditentukan. Semua tindakan diawali oleh niat dan di ukur oleh niat. Dan niat, itu dilihat dari hasil usaha dan doanya.

Wallahu`alam

wassalamu`alaikum wr wb

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.